Sunday, November 29, 2015

mengeluh...mengaburkan jalan keluar.




QS. Ar Rahman...

Beberapa bulan terakhir senantiasa menemaniku menjalani hari-hari. Setiap kali mengeluh merasakan lelah, penat, dan sedih, kuulang-ulang ayat ini. Terus menerus.

Ada saat keyakinan akan adanya jalan keluar terasa kabur, dan berlari menjauh.
Lalu kuputuskan untuk segera mengakhiri keraguan itu, kubaca lagi ayat ini.

Allah menitipkan buah hati yang telah lama kami nantikan..dengan segala kebaikanNya..lalu Allah memberi kami ujian, begini begitu..dan kami (aku) mengeluh...sementara masih banyak karuniaNya yang kami nikmati bersama-sama.

Suamiku mungkin lelah berkali-kali mendengar pertanyaanku...bagaimana kalau...
Dengan sabar dia meyakinkanku bahwa selalu ada jalan keluar jika kita berusaha, bersyukur, dan berikhtiar, bertawakkal.


Maafkan aku Allah...dengan berlimpah rahmat dan karuniaMu, aku masih sibuk dengan ketakutanku sendiri.


*writing...is healing*

dira indi

Saturday, June 6, 2015

Mie Ayam Jamur ala Mommy Musa




*Mie Ayam Jamur*



Bahan-bahan:

Tumis Aman Kecap 250 gram dada atau paha ayam (saya pilih fillet Dada)
potong tipis-tipis
1/2 sdm jahe parut
2 sdm kecap manis
2 sdm kecap asin
2 siung bawang putih (dihaluskan)

1 bungkus Mie burung dara, rebus hingga matang


1/2 sdm minyak wijen
2 sdm minyak goreng
1/2 buah bawang bombay
iris halus
4-6 butir jamur kancing mentah

Tambahan: 
bawang goreng 
daun dan tangkai sawi rebus irisan daun bawang


Cara Memasak:

1. Membuat rendaman ayam.
Campur kecap asin, kecap manis, bawang putih, dan minyak wijen. Aduklah hingga merata.

2. Masukkan ayam yang telah diiris tipis dalam campuran kecap. Diamkan 15menit.

3. Irislah jamur kancing, tipis-tipis.

4. Panaskan 1 sdm minyak goreng. Tumis rendaman ayam hingga matang, sisakan bumbu rendaman kecap. Tiriskan.

5. Tumis bawang bombay dalam minyak goreng panas, masukkan sisa rendaman kecap dan jamur kancing yang Sudah diiris tipis. 

6. Sajikan Mie yang sudah matang dengan tambahan ayam dan jamur. Tambahkan bawang goreng, daun sawi dan tangkai yg sudah matang, serta daun bawang.

Hidangkan saat hangat....

Happy cooking Mommies....




Monday, May 11, 2015

Normal Me Time ala Emak-emak



Dear Mommies..

Membahas normal "Me Time" memang tak ada habisnya.
Kegiatan memanjakan diri sendiri di waktu senggang (nyelipin....) jika dilakukan terus menerus, dalam jangka waktu berdekatan tentu akan membosankan...

*ah masaaa..??

Bagi saya "Me Time" adalah waktunya melarikan diri dari kenyataan. Hahaha geloo..
Menikmati secangkir coklat susu, sama makan wafer sambil nonton bagi saya bukan "Me Time", tapi aktivitas rutin...

Beberapa aktivitas            "Me Time" yang normal  sehari-hari bagi saya


1. Gegoleran alias tiduran
    Saat Baby Moo tidur, adalah saat paling indah untuk ikutan tidur hehe.. itupun dengan konsekuensi pekerjaan rumah yang menumpuk..oke skip, kalau diturutin, rumah bagaikan kapal pecah!


2. Membaca Al qur'an
    Bukan sok alim, tapi saya usahakan aktivitas ini dilakukan minimal satu hari sekali. Kalau lelet dikit, pasti gampang emosi, gampang galau.
Jangan dianggap riya yaa :(


3. Membaca Novel, Cerpen..bebukuan.
    Semenjak menikah dan punya baby, deretan buku belum nambah lagi. Kalaupun nambah diusahakan membeli buku ilmiah untuk menunjang mengajar. Jadi diskip karena udah jarang baca buku..
.hiks :(


3. Baking kue
    Bikin kue salah satu "Me Time" yang penuh doa...
kenapa?? 
Karena bahan yang dipakai mahal, dan hasilnya ngeri-ngeri sedap ...(biasanya amburadul....) 
Pengennya jadi hobi yang "menghasilkan", apalah daya masih perlu banyak berlatih ^_^
Oke diskip ajah haha



4. Pergi ke Toko Buku
    Minimal seminggu sekali saya ke toko buku, sekedar "windows reading" atau kalau kepingin banget pasti beli buku buat ngajar.Berlama-lama di toko buku rasanya menyenangkan hehe.



5. Pergi ke Salon
    Wah... ini bukan saya banget. Jarang banget ke Salon, paling cutting.
Tapi sekali waktu perlu berlama-lama spa, facial treatment, creambath, rebonding, menicure, pedicure. Urusan rambut dan perawatannya nomer kesekian, karena saya lebih nyaman melakukan sendiri dirumah.


6. Jumpa Fans eh..jumpa kawan-kawan
    Bertemu sahabat atau kawan juga salah satu sarana membahagiakan diri. Berharapnya sich bisa nge-refresh dan nge-charger energi. Menghilangkan jenuh dengan berbagi cerita. 
Tapi jangan sampai juga pulang dari "nongkrong" jadi makin galau yaa...serap kebaikan, abaikan yang tidak penting untuk dipikirkan.


7. Nonton Drama
    Hahahha...pasti sudah tahu kemana arah dan tujuannya khan ya...
Yup...saya penggemar drama Korea, addict banget dulu...alhamdulillah sekarang udah ga terlalu *lhohh... Jadi sebisa mungkin untuk menurunkan kestresan, penat dan lelah yang melanda , saya akan menonton Kdrama sambil nyemil. 


8. Naik motor keliling kota
     Jalan-jalan putar-putar sambil merasakan angin sepoy-sepoy, its a must!!!
Tentunya dengan seijin pasangan khan yaa.. Dengan keliling kota kita bisa merefresh pikiran, cuci mata, menenangkan diri.




Beberapa poin diatas bagi saya adalah aktivitas "Me Time" yang "normal" dan musti dilakukan random alias diacak, supaya menghindari kebosanan...

Nah...nanti saya juga punya aktivitas Abnormal lainnya... 
Saya share di artikel berikutnya yaaa...

Bacaa yaaa...bacaaa kelanjutannya yaaa... hehehe

Kalau kalian Me Time-nya dimana Mommies.... Sharing yuuuk?!
Ditunggu komennya yaa..

 



Saturday, May 2, 2015

Tuesday, April 28, 2015

Sop Campur ala Mommy Musa


Dear Mommies...

Baby Moo suka sekali makan sayuran, terutama wortel, kentang, sawi, dan kubis :)

Selain tumisan sayur, saya juga suka memasak sop karena praktis mengolah bumbunya.

Berikut ini resep Sop Campur ala Mommy Musa:


Bahan-bahan :
Bawang putih 1 buah digeprek

Bawang putih 1 buah diiris tipis
Bawang merah 1 buah diiris tipis
Daun bawang prei 1 lembar

Wortel 2 buah
Kentang 1 buah
Tomat 1 buah
Sawi 3 lembar
Kubis 2 lembar

Sosis sapi 1 buah
Bakso sapi 3 buah
Ayam 1 potong

Garam 1/2sdt
Gula secukupnya
Merica secukupnya
Bawang goreng secukupnya



Cara Memasak:

1. Tumis bawang merah dan bawang putih yang telah diiris tipis, sampai kayu dan baunya harum. Lalu masukkan Daun prei, Tunis hingga harum.

2. Masukkan ayam potong, tumis hingga warnanya putih setengah matang.

3. Masukkan Bakso dan sosis, tumis hingga harum, tambahkan air. Rebuds hingga matang.

4. Masukkan wortel, rebus gingham setengah matang. Lalu masukkan kentang, rebus Bingham matang.

5. Masukkan kubis, jika Sudah nampak transparan (saya suka yg being kubisnya), lalu masukkan sawi.

6. Rebus hingga sawi setengah matang. Tambahkan garam dan gula secukupnya.

Untuk makanan anak saya tidak menggunakan Penyedap Rasa.

7. Tambahkan bawang goreng.
Sajikan hangat....

Happy cooking Mommies :)





Thursday, April 2, 2015

aku tak gentar!

akan kuingat seumur hidup
bukan mendendam
tapi akan kujadikan pelajaran


Monday, January 5, 2015

Perkembangan Janin..Blessing!

Helloooo mommies...

Setelah melewati masa mual, muntah, letih, lesu, lemah dan menguras tenaga serta ngebanting mood..

Saatnya mulai belajar tentang perkembangan janin dalam kandungan...

Astaga...saya sibuk browsing kesana-kemari... super duper excited tiap kali USG ke dokter sambil dicocokin sama artikel perkembangan janin... 


Saya biasanya menggunakan artikel dari ibuhamil.com...kebetulan saya copy linknya disini yaaa..


Mommies bisa buat diary khusus perkembangan janin sampai besar nanti... 


Sejak dalam kandungan saya sudah dokumentasikan dalam satu album, mulai dari USG sampai gejala yang saya alami selama mengandung hehehe



Nah mommies... silahkan bisa baca-baca tentang perkembangan janin anda dilink berikut ini




                                      













Perkembangan Janin si Jabang Bayi

http://www.ibu-hamil.web.id/2015/01/gambar-tahapan-perkembangan-janin-per-bulan.html
Tahapan Perkembangan Janin dalam Kandungan


Perkembangan Janin 3 Bulan 

Perkembangan janin pada bulan ketiga ditunjukan dengan tahap hampir terbentuk sempurnanya semua bagian tubuh bayi. 
Tangannya akan mulai bisa mengepal, dan kuku-kukunya juga mulai dapat tumbuh. Meski belum terlihat dengan sempurna, jenis kelamin bayi di usia kehamilan ini juga sudah mulai terbentuk, oleh karenanya pemeriksaan USG (Ultrasound) pada bulan ketiga kurang tepat dilakukan jika tujuannya untuk mengetahui jenis kelamin bayi. Perlu diketahui pula bahwa bagian dalam tubuh janin juga sudah mulai berkembang, sistem kemih dan organ reproduksi mulai terbentuk, sedang hati mulai memproduksi empedu. 

Perkembangan Janin 4 Bulan 
Tahapan perkembangan janin di usia kehamilan ini menunjukan keadaan yang sudah semakin lengkap. Bagian-bagian tubuh seperti tangan, kaki, jari, wajah sudah dapat dilihat dengan jelas, oleh karenanya pemeriksaan USG sebaiknya dilakukan pada usia kehamilan ini. Nah, perlu diketahui pula bahwa dengan bantuan alat khusus, Anda dapat mulai mendengar detak jantungnya. Ia akan semakin aktif dan sering bergerak. Gerakan yang dilakukan janin di usia kehamilan ini misalnya menguap, mengisap jarinya, dan mengubah ekspresi wajah. 

Perkembangan Janin 5 Bulan 
Pada tahap perkembangan janin pada bulan kelima, gerakan janin akan terasa semakin kencang untuk melatih ototnya. Di bulan ini juga, kepala janin sudah mulai ditumbuhi rambut halus, begitupun denga tangan dan kakinya. Seluruh kulit bayi mulai tertutup oleh lapisan putih yang berfungsi untuk mencegah bayi terkena cairan ketuban secara langsung saat kelak ia dilahirkan. 

Perkembangan Janin 6 Bulan 
Pada perkembangan janin usia enam bulan, keriput pada kulit bayi mulai terbentuk. Pembuluh darah masih bisa terlihat karena kulit sangat tipis, terutama pada daerah sekitar perut. Pada bulan ini, bayi sudah dapat membuka dan menutup kelopak matanya, dan sudah dapat mendengarkan suara-suara dari luar perut. Oleh karenanya, ibu disarankan untuk memperdengarkan musik klasik pada janinnya menggunakan earphone untuk merangsang kecerdasan janinnya sejak dalam kandungan. 







Perkembangan Janin 7 Bulan 

Janin sudah dapat merespon suara-suara yang didengarnya dari luar perut. Dia juga sudah dapat merasakan adanya cahaya. Pada usia kehamilan ini, pertumbuhan tubuh bayi Anda akan semakin pesat, tubuhnya semakin besar, dan Anda dapat merasakan ketika bayi berganti posisi. Di usia kehamilan ini, tubuh bayi sudah mulai menyimpan lemak. 



Perkembangan Janin 8 Bulan 

Cadangan lemak dalam kulit kulit semakin banyak, sehingga kulit bayi tidak lagi tampak keriput. Pendengaran dan penglihatan bayi juga sudah dapat berfungsi dengan baik, begitupun dengan sistem dalam tubuhnya yang sebagian besar sudah dapat berfungsi, kecuali paru-paru. Otaknya juga semakin sempurna dan ia pun akan sering menendang-nendang. 



Perkembangan Janin 9 Bulan 

Perkembangan paru-paru semakin baik dan sudah dapat berfungsi. Tubuhnya akan memutar dengan posisi kepala berada di bawah menghadap jalan lahir. Di bulan ini, Anda akan semakin dekat dengan proses persalinan, sehingga siapkan mental dan fisik Anda. Demikian tahapan perkembangan janin dari bulan ke bulan dan gambarnya yang dapat kami rangkum. Jika dalam pemaparan di atas terdapat perbedaan dengan perkembangan janin Anda, kami harap maklum mengingat masing-masing bayi memiliki proses pertumbuhan yang berbeda-beda. Jika ada yang perlu didiskusikan silakan gunakan kolom komentar di bawah ini.


Sumber: http://www.ibu-hamil.web.id/2015/01/gambar-tahapan-perkembangan-janin-per-bulan.html
Disalin dari Ibu-Hamil.web.id, Blog Ibu Hamil Indonesia.


COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES